Fungsi Usus Buntu Dalam Sistem Pencernaan

      Tak ada komentar pada Fungsi Usus Buntu Dalam Sistem Pencernaan

Apakah Anda salah satu yang penasaran dengan fungsi usus buntu dalam sistem pencernaan?

Sekarang, rasa penasaran Anda dapat terjawab melalui postingan kali ini setelah sebelumnya saya membahas mengenai biaya laparoskopi usus buntu.

Saya telah merangkum mengenai fungsi dari usus buntu yang belum banyak diketahui dari berbagai sumber kesehatan terpercaya. Maka dari itu, ikuti terus artikelnya sampai selesai, ya!

Fungsi Usus Buntu

Gambar Ilustrasi Usus Buntu – Sumber gambar : Google

Usus buntu atau yang dikenal juga sebagai umbai cacing ini merupakan salah satu organ yang sering dianggap tidak penting. Tidak hanya itu saja, usus buntu juga sama seperti organ lainnya yang bisa terserang penyakit, salah satunya penyakit radang usus buntu.

Untuk mencegahnya, Anda perlu tahu penyebab radang usus buntu. Sehingga, Anda bisa menghindari penyebabnya untuk mengurangi risiko terkena penyakit tersebut.

Kembali lagi ke pembahasan awal, sebenarnya apa, sih, fungsi usus buntu dalam sistem pencernaan? Dan apa manfaatnya untuk tubuh?

Inilah Fungsi Usus Buntu Dalam Sistem Pencernaan yang Tidak Banyak Diketahui

Telah banyak riset yang dilakukan untuk mempelajari kegunaan dari usus buntu dalam tubuh. Salah satunya yang dilakukan di Duke University Medical School. Penelitian tersebut mengungkapkan, bahwa, usus buntu memproduksi dan melindungi bakteri baik pada usus, sehingga bertindak sebagai reservoir (tempat tinggal) untuk bakteri baik.

Tidak heran apabila mereka yang usus buntunya telah diambil akan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dari penyakit, terutama bagi mereka yang bakteri baiknya telah keluar dari tubuh.

Selain itu, usus buntu juga memiliki peranan aktif dalam sistem kekebalan tubuh.

Penelitian mengungkapkan bahwa jaringan limfoid mulai terakumulasi dalam usus buntu segera setelah bayi lahir dan mencapai puncaknya pada usia 20 atau 30-an.

Sementara pada janin berusia sekitar 11 minggu, usus buntu membantu perkembangan sel endokrin yang menghasilkan amina biogenik dan hormon peptida, senyawa yang membantu mekanisme homeostatis dalam tubuh janin.

Fungsi usus buntu lainnya juga meliputi:

  • Menyerap air dan garam yang masih tersisa setelah proses pencernaan di usus selesai
  • Berperan aktif dalam sistem imunoglobin yang memiliki kelenjar limfoid di dalamnya
  • Membantu proses pencernaan menjadi lebih mudah

Nah, itulah beberapa fungsi usus buntu yang tidak banyak diketahui oleh orang-orang.

Apa yang akan terjadi jika tidak memiliki usus buntu?

Seseorang mungkin harus menjalani operasi pengangkatan usus buntu akibat penyakit yang di deritanya. Kendati demikian, Anda tidak perlu khawatir. Usus buntu yang di buat tidak akan memberikan dampak yang besar untuk kesehatan Anda. Anda masih bisa hidup normal meskipun tidak memiliki usus buntu.

Terima kasih sudah menyimak informasi mengenai fungsi usus buntu di atas. Semoga bermanfaat, ya 🙂

Salam Sehat
Posted By : Obat Radang Usus Buntu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *